Tokoh Agama dan Pemuda Bengkulu Selatan Tegas Tolak Gangguan Kamtibmas

0
121
Pimpinan Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan, KH Abdullah Munir. (Foto: Agusian/Wordcovernews.com)

Bengkulu Selatan,Wordcovernews.com – Dalam rangka mendukung upaya Cipta Kondisi (Cipkon) yang digalakkan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban dan stabilitas sosial, sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk tindakan provokatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pimpinan Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan, KH Abdullah Munir, menyampaikan bahwa wilayah Bengkulu Selatan selama ini dikenal aman dan damai. Oleh karena itu, ia mengimbau agar seluruh pihak tidak merusak keharmonisan yang sudah terjaga.

“Alhamdulillah selama ini Kabupaten Bengkulu Selatan tergolong aman dan damai. Kami menolak keras keberadaan kelompok atau individu yang mengganggu situasi kamtibmas. Kami juga berharap para generasi muda lebih sadar akan masa depannya dan tidak terjebak dalam pergaulan bebas seperti mabuk-mabukan dan kenakalan remaja lainnya,” ujar KH Abdullah Munir di Bengkulu Selatan, Rabu (23/7).

Ia menambahkan, generasi muda adalah penerus bangsa yang harus dijaga dan dibimbing. Untuk itu, peran aparat keamanan dalam menjaga lingkungan sosial dari potensi gangguan sangat dibutuhkan.

“Kami sangat berharap kepada pihak kepolisian untuk terus memantau dan mengurangi potensi gangguan kamtibmas agar kita memiliki generasi yang membanggakan di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, dukungan terhadap Polri juga disampaikan oleh Ketua Organisasi Pemuda Kutau (OPEK) Bengkulu Selatan, Todi Haryanto Djali. Ia menegaskan bahwa organisasi pemuda yang dipimpinnya siap bersinergi dalam menciptakan suasana yang kondusif.

“Saya, Todi Haryanto Djali, Ketua OPEK Bengkulu Selatan, dengan tegas menolak segala bentuk tindakan dari kelompok maupun individu yang bisa mengganggu kamtibmas. Kami sepenuhnya mendukung langkah Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Provinsi Bengkulu secara umum,” tuturnya.

Pernyataan sikap dari para tokoh masyarakat ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja sama lintas sektor demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan berkelanjutan di daerah.

Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © WORDCOVERNEWS 2025

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here