Bengkulu, Wordcovernews.com – Kapolda Bengkulu melakukan peninjauan Gerai Ojol Kamtibmas di Balai Buntar, Kota Bengkulu, yang dirangkai dengan kegiatan ngobrol santai bersama komunitas driver online, Minggu (16/11/2025). Pertemuan itu menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan pengemudi ojek online untuk membahas keamanan, pelayanan, serta kebutuhan fasilitas pendukung di lapangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirintelkam Polda Bengkulu, Kabid Humas Polda Bengkulu, Ketua Komunitas Ojol Bengkulu Isni Swidarto, serta 35 anggota komunitas driver online yang berasal dari berbagai platform seperti Maxim, Grab, Gojek, dan ShopeeFood.
Dalam dialog tersebut, Kapolda Bengkulu menekankan pentingnya komunikasi cepat antara pengemudi dan aparat keamanan. Ia meminta para driver tidak ragu melapor jika menemukan gangguan kamtibmas saat bekerja. “Apabila rekan-rekan ojol mengalami kendala atau gangguan keamanan, segera hubungi Polda Bengkulu atau Polres jajaran melalui layanan 110. Kami siap membantu,” ujar Kapolda.
Kapolda juga mengajak komunitas pengemudi untuk menjaga keberadaan Gerai Ojol Kamtibmas sebagai ruang interaksi positif antara masyarakat, ojol, dan kepolisian. “Gerai ini kita rawat bersama, karena menjadi tempat berbagi informasi, diskusi, sekaligus sarana memperkuat hubungan antara Polri dan driver online,” katanya.
Dalam kesempatan itu, pengemudi juga menyampaikan sejumlah masukan, salah satunya usulan penambahan Gerai Ojol Kamtibmas di wilayah Pagar Dewa, Kota Bengkulu, agar lebih mudah dijangkau oleh pengemudi yang beroperasi di kawasan tersebut.
Ketua Komunitas Ojol Bengkulu, Isni Swidarto, mengapresiasi perhatian jajaran Polda Bengkulu terhadap kebutuhan dan keselamatan driver online. “Kami sangat berterima kasih karena Kapolda selalu membuka ruang dialog. Keberadaan Gerai Ojol Kamtibmas ini membantu kami menyampaikan masalah yang dihadapi di lapangan,” ujar Isni.
Ia berharap fasilitas serupa dapat diperluas ke titik strategis lain sehingga pengemudi memiliki ruang koordinasi dan pusat layanan yang lebih dekat. “Usulan penambahan gerai ini penting untuk mendukung kelancaran operasional kami,” kata Isni.
Pertemuan berlangsung interaktif dan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat keamanan serta kenyamanan aktivitas transportasi daring di Provinsi Bengkulu.






































