Kaur, Wordcovernews.com – Nama Syahrin menjadi figur penting di kalangan nelayan pesisir Kabupaten Kaur. Pria kelahiran Pulau Pisang, 20 April 1967 tersebut kini dipercaya memimpin Kelompok Nelayan Lancang Pinang Tawar, sebuah kelompok yang aktif dalam mendorong kemajuan sektor perikanan lokal.
Dengan latar belakang sebagai nelayan yang telah lama berkecimpung di dunia kelautan, Syahrin dikenal memahami betul dinamika dan tantangan yang dihadapi para nelayan, mulai dari cuaca ekstrem, keterbatasan alat tangkap, hingga persoalan pemasaran hasil laut. Pengalaman panjang itulah yang menjadi modal utama dalam memimpin dan mengarahkan kelompok nelayan yang dipimpinnya.
Di bawah kepemimpinannya, Kelompok Nelayan Lancang Pinang Tawar terus berupaya meningkatkan kapasitas anggotanya, baik melalui penguatan kelembagaan, kerja sama dengan pemerintah, maupun pemanfaatan program-program bantuan yang tersedia. Syahrin juga dikenal aktif mendorong anggotanya untuk tertib administrasi dan mengikuti aturan yang berlaku, demi menjaga keberlanjutan usaha perikanan.
Rekan-rekan nelayan menilai Syahrin sebagai sosok pemimpin yang sederhana namun tegas, serta memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan kepentingan kelompok. Ia kerap menjadi penghubung antara nelayan dan pemerintah daerah dalam menyampaikan aspirasi maupun kebutuhan di lapangan.
Selain itu, Syahrin juga berperan dalam membangun solidaritas antar nelayan, sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor perikanan. Upaya tersebut dinilai mampu memperkuat posisi kelompok nelayan dalam mendukung perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Kaur.
Ke depan, Syahrin berharap Kelompok Nelayan Lancang Pinang Tawar dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok nelayan lainnya, khususnya dalam hal pengelolaan organisasi yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.

































