Bengkulu, Wordcovernews.com – Kepolisian Daerah Bengkulu kembali menjadwalkan aksi bersih-bersih di kawasan wisata Pantai Zakat, Kota Bengkulu, Jumat (6/2), sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait gerakan nasional bersih-bersih untuk menekan persoalan sampah di ruang publik.
Kegiatan yang akan melibatkan personel Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bengkulu bersama Satintelkam Polresta Bengkulu tersebut direncanakan dimulai pada pagi hari dengan sasaran pembersihan sampah plastik dan limbah rumah tangga di sepanjang kawasan pantai.
Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Bengkulu Kombes Pol Darmawan Dwiharyanto mengatakan aksi lanjutan ini merupakan bentuk konsistensi jajaran kepolisian dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata.
“Kami menindaklanjuti arahan Presiden RI dengan melakukan aksi nyata di lapangan. Kegiatan bersih pantai ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polda Bengkulu menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan kawasan wisata,” ujar Darmawan, Kamis (5/2).
Ia menambahkan, keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan sosial di ruang publik juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pendekatan humanis diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” katanya.
Menurut Darmawan, Polda Bengkulu selama ini telah menjalankan program kepedulian lingkungan melalui Gerakan Indonesia Asri (aman, sehat, resik, indah) dengan kegiatan unggulan Gerakan Membersihkan Pantai Rame-Rame atau GEMPAR yang digagas Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono.
“Kegiatan GEMPAR sudah berjalan rutin dan akan terus diperluas tidak hanya di kawasan wisata, tetapi juga di fasilitas umum serta lingkungan perkantoran,” ujarnya.
Polda Bengkulu berharap aksi bersih-bersih yang akan digelar di Pantai Zakat tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan wisata untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, sehingga Pantai Zakat tetap menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, dan berkelanjutan.









