Bengkulu, Wordcovernews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Dr. Nurlia Dewi, SH., MH, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascapenertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik Kota Bengkulu.
Nurlia Dewi mengatakan penertiban PKL merupakan bagian dari upaya penataan kota yang dilakukan pemerintah daerah demi menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan berkeadilan. Dukungan masyarakat dinilai menjadi kunci agar hasil penertiban dapat berjalan berkelanjutan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas setelah penertiban PKL. Mari bersama-sama kita majukan Kota Bengkulu dengan menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Dr. Nurlia Dewi di Bengkulu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak semata-mata melakukan penertiban, tetapi juga berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya ketertiban ruang publik bagi kepentingan umum dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Nurlia, kondisi keamanan dan ketertiban yang terjaga akan memberikan dampak positif terhadap iklim usaha, termasuk peningkatan aktivitas ekonomi dan pendapatan daerah. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu gangguan ketertiban.
“Perbedaan pandangan hendaknya disikapi secara bijak. Pemerintah daerah selalu terbuka untuk menerima masukan melalui mekanisme yang telah disediakan,” ujarnya.
Bapenda Kota Bengkulu, lanjut Nurlia, terus mendukung kebijakan penataan kota yang dilakukan lintas organisasi perangkat daerah, termasuk dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha dan pelayanan publik.
Ia berharap, dengan terjaganya kamtibmas pascapenertiban PKL, pembangunan Kota Bengkulu dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.









