Bengkulu, Wordcovernews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu bersama para tokoh adat dan perkumpulan suku di Provinsi Bengkulu menggelar deklarasi damai sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antar masyarakat lintas etnis di daerah itu.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting memperkuat persatuan dalam keberagaman budaya Bengkulu. Deklarasi damai dibacakan bersama oleh perwakilan suku-suku yang hadir, menandai tekad bersama untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Kapolda Bengkulu dalam sambutannya menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.
“Deklarasi damai yang kita bacakan hari ini adalah bentuk nyata bahwa meskipun berbeda suku dan budaya, kita tetap satu suara untuk menjaga Bengkulu tetap aman dan damai,” ujar Kapolda.
Ia menegaskan bahwa Polri, khususnya Polda Bengkulu, akan terus menjalin sinergi dengan para tokoh adat dalam menciptakan suasana yang kondusif di seluruh wilayah.
“Kita semua sepakat bahwa tokoh adat memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Ke depan, tantangan kita tidak ringan, terutama dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, hoaks, dan paham intoleran,” tambahnya.
Kapolda juga mengajak seluruh ketua suku di Provinsi Bengkulu untuk terus memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah.
“Kami Polda Bengkulu mengajak seluruh ketua suku yang ada di Provinsi Bengkulu untuk selalu bersinergi menjaga keamanan daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.
Kegiatan ini berlangsung hangat dengan dihadiri berbagai tokoh adat, perwakilan komunitas suku, serta jajaran Polda Bengkulu yang bersama-sama mengikrarkan komitmen damai untuk Bengkulu yang aman, rukun, dan bersatu.






































